Bapakmu Kiper Rilis Teaser Trailer, Sajikan Drama Ayah dan Anak di Tengah Riuhnya Sepak Bola Tarkam

Entelekey Sinema Indonesia resmi merilis teaser trailer Bapakmu Kiper. Film yang dibintangi Ali Fikry dan Fedi Nuril ini memadukan drama keluarga, komedi, dan atmosfer khas sepak bola antar kampung yang dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia.

FILM

Redaksi Fasamedia

7/25/20263 min read



Jakarta, Fasamedia – Film Bapakmu Kiper semakin dekat menyapa penonton Indonesia. Entelekey Sinema Indonesia (ESI) resmi merilis teaser trailer perdana film yang akan tayang di bioskop pada 3 September 2026. Lewat cuplikan berdurasi singkat tersebut, penonton diajak mengenal perjalanan Ronaldhino Sujatmiko atau Dino, remaja berusia 18 tahun yang bercita-cita menjadi pesepak bola profesional, sekaligus menyaksikan konflik emosional dengan sang ayah yang menjadi inti cerita film ini.

Disutradarai Ody C. Harahap, Bapakmu Kiper mengangkat kehidupan sepak bola antar kampung atau tarkam, sebuah kompetisi akar rumput yang telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia. Meski digelar secara sederhana tanpa naungan liga profesional, pertandingan tarkam selalu memiliki daya tarik tersendiri karena dipenuhi semangat warga, fanatisme suporter, hingga berbagai tradisi unik yang sulit ditemukan di kompetisi resmi.

Dalam film ini, Ali Fikry dipercaya memerankan Dino, seorang pemuda yang sejak kecil bercita-cita bermain di Liga 2. Namun, impian tersebut berjalan beriringan dengan luka batin akibat hubungan yang renggang dengan ayahnya, Warto, yang diperankan Fedi Nuril.

Warto merupakan mantan kiper andalan tim tarkam Serigala Sakti. Di balik kejayaannya di lapangan, ia menyimpan masa lalu sebagai penjudi bola yang membuat hubungan dengan anaknya retak. Selama tujuh tahun, keduanya hidup dalam pertengkaran dan nyaris tidak memiliki kedekatan sebagai ayah dan anak.

Harapan baru muncul ketika Dino memperoleh kesempatan mengikuti Tarkam Super Cup. Sayangnya, menjelang pertandingan penting tersebut, tim yang menjadi andalannya justru diambil alih pihak lain. Situasi itu memaksa Warto turun tangan membentuk tim baru yang berisi para pemain senior dengan kemampuan fisik yang sudah tidak lagi prima.

Tim tersebut justru menjadi sumber berbagai adegan komedi yang menghibur. Mulai dari hansip kampung, warga pasar, hingga ritual dukun yang dipercaya membawa keberuntungan, semuanya menjadi warna khas yang menggambarkan kehidupan tarkam secara jenaka sekaligus akrab bagi masyarakat Indonesia.

Meski dibalut komedi, Bapakmu Kiper tetap mengangkat tema keluarga yang kuat. Sepak bola bukan sekadar olahraga dalam film ini, melainkan menjadi media untuk memperbaiki hubungan ayah dan anak yang selama bertahun-tahun dipenuhi kesalahpahaman.

Teaser trailer memperlihatkan sejumlah adegan emosional yang memperkuat pesan tersebut. Penonton diajak melihat kehidupan Warto sebagai pekerja pasar ikan, aksi para pemain tarkam yang penuh kekonyolan, hingga momen mengharukan saat ayah dan anak berbincang di pinggir lapangan pada malam hari.

Selain itu, teaser juga dipenuhi suasana pertandingan yang meriah. Sorak-sorai penonton, selebrasi gol dengan salto, obor suporter, hingga kekacauan kecil yang terjadi di lapangan memberikan gambaran autentik mengenai atmosfer sepak bola kampung yang begitu hidup.

Ali Fikry mengungkapkan bahwa memerankan Dino menjadi tantangan tersendiri karena ia harus mampu menyatukan kemampuan bermain sepak bola dengan penghayatan emosi sebagai seorang aktor.

Menurutnya, penonton tidak hanya harus percaya bahwa Dino adalah pemain bola yang hebat, tetapi juga mampu merasakan perjuangan, tekanan, dan harapan yang dialami karakter tersebut sepanjang cerita.

"Tantangan terbesarnya adalah menjaga stamina dan tetap bisa berakting sambil main bola. Kita harus membawa emosi saat di lapangan. Jadi bukan cuma sekadar jago main bola, tapi penonton juga harus bisa merasakan perasaan Dino saat bermain," kata Ali Fikry.

Ali juga merasa memiliki kedekatan emosional dengan karakter Dino karena usia mereka sama-sama 18 tahun. Kesamaan tersebut membuat perjalanan mengejar mimpi yang dialami Dino terasa lebih nyata selama proses syuting.

Film ini juga menjadi reuni Ali Fikry dan Fedi Nuril setelah sebelumnya tampil sebagai ayah dan anak dalam film Qorin 2. Kali ini, keduanya tampil dalam cerita yang lebih hangat, namun tetap menghadirkan konflik emosional yang menyentuh hati penonton.

Direktur Utama Entelekey Sinema Indonesia, Garnet Geraldine, mengatakan bahwa perilisan teaser trailer dilakukan tidak lama setelah berakhirnya Piala Dunia 2026. Menurutnya, momen tersebut menjadi pengingat bahwa kecintaan masyarakat Indonesia terhadap sepak bola tidak hanya hadir saat menyaksikan kompetisi dunia, tetapi juga tumbuh di lapangan-lapangan kecil tempat masyarakat berkumpul dan bermain bersama.

"Piala Dunia mengingatkan kita betapa besarnya cinta orang Indonesia pada sepak bola. Bapakmu Kiper hadir untuk menunjukkan bahwa kecintaan itu juga hidup di banyak lapangan lainnya lewat cerita yang sederhana tapi penuh kehangatan," ujar Garnet Geraldine.

Selain Ali Fikry dan Fedi Nuril, film ini turut dibintangi Tanta Ginting, Augie Fantinus, Neysa Chandria, dan sejumlah aktor lainnya. Dengan skenario karya Titien Wattimena dan Aaron Hart bersama tim Katatinut, Bapakmu Kiper siap menghadirkan kisah tentang mimpi, keluarga, dan semangat sepak bola rakyat saat tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 3 September 2026.
Kontributor: Sarah Limbeng
Editor: Permadani T.

Informasi

Berita, event, kuliner, entertainment terkini

Masukkan alamat email anda