Dari Cowboy hingga Tukang Fotokopi, 13 Karakter Unik Ramaikan MV “Naksir” Andien
Dari cowboy hingga tukang fotokopi, 13 karakter unik tampil dalam MV “Naksir” Andien. Mengusung konsep casting nyentrik, video musik ini menghadirkan perpaduan visual yang penuh warna dan kejutan.
ENTERTAINMENT


Jakarta, Fasamedia — Video musik terbaru Andien, “Naksir”, menghadirkan pemandangan yang tidak biasa. Alih-alih menampilkan cerita romantis dengan alur konvensional, penyanyi tersebut justru mempertemukan 13 muse dengan karakter berbeda dalam sebuah konsep casting yang berkembang menjadi fashion editorial.
Video musik yang resmi dirilis pada 21 Oktober 2026 melalui kanal YouTube AndienAisyah ini menjadi bagian dari eksplorasi kreatif Andien untuk album studio kesembilannya, Sehidup Semusik.
Lagu “Naksir” diciptakan oleh trio musisi Laleilmanino. Dengan nuansa ringan dan menyenangkan, lagu ini menangkap perasaan ketika seseorang mulai tertarik kepada orang lain. Andien kemudian menerjemahkan suasana tersebut ke dalam sebuah karya visual yang playful, penuh imajinasi, dan jauh dari formula video musik romantis pada umumnya.
Berawal dari Casting Fiktif
Konsep video musik “Naksir” dikembangkan melalui proses brainstorming antara Andien dan Adi Johan. Mereka menghadirkan gagasan casting fiktif untuk mencari sosok yang tepat menjadi muse bagi album Sehidup Semusik.
Proses tersebut menjadi pembuka bagi penonton untuk mengenal karakter-karakter yang akan muncul dalam video.
Satu per satu kandidat diperkenalkan dengan tampilan dan persona masing-masing. Setelah itu, mereka diarahkan ke rangkaian adegan yang menyerupai fashion photoshoot.
Format ini membuat video musik “Naksir” terasa seperti perpaduan antara proses pencarian model, fashion film, dan pertunjukan musik. Setiap karakter memperoleh kesempatan untuk memperlihatkan keunikan melalui kostum, gerakan, ekspresi, maupun properti yang digunakan.
Andien menjelaskan bahwa video musik tersebut dirancang sebagai ruang untuk merayakan keberagaman.
“Buat aku, salah satu hal paling menyenangkan dari berkarya adalah ketika kita bisa bermain dengan imajinasi. Aku ingin Naksir menjadi ruang untuk merayakan keberagaman karakter dan ekspresi. Ada begitu banyak sosok dari latar belakang dan generasi yang berbeda, dengan keunikan masing-masing. Tapi justru ketika dipertemukan, semuanya bisa menciptakan sesuatu yang seru dan harmonis. Menurutku, itu salah satu keindahan dari berkesenian,” ungkap Andien.
Melalui pendekatan ini, Andien tidak menjadikan satu karakter sebagai pusat dari seluruh cerita. Sebaliknya, setiap muse memiliki peran dalam membangun dunia visual yang beragam.
Siapa Saja 13 Muse di MV Naksir?
Video musik “Naksir” melibatkan 13 figur dari berbagai latar belakang dan generasi. Mereka adalah Laleilmanino, Ka Kev, Adrian Maulana, Wijaya 80, Amink, Bertrand Antolin, Basboi, Adrian Khalif, Ario Bayu, Ario Wahab, Roni Parulian, Dion Wiyoko, dan Ippe.
Masing-masing mendapatkan karakter yang berbeda. Laleilmanino hadir sebagai hunters, sedangkan Ka Kev memerankan sailor atau pelaut. Adrian Maulana tampil sebagai cowboy dan Wijaya 80 menjadi horn sections wind.
Amink mengambil karakter punk roadies, sementara Bertrand Antolin tampil sebagai Birds Goddess. Basboi memerankan book scholar atau sosok kutu buku.
Adrian Khalif hadir sebagai butterflies. Kemudian ada Ippe, suami Andien, yang memerankan fisher atau nelayan. Sementara itu, Ario Bayu tampil sebagai tukang fotokopi, Ario Wahab menjadi kites, Roni Parulian memerankan pelukis, dan Dion Wiyoko hadir sebagai gardener.
Perbedaan karakter tersebut menjadi salah satu elemen yang membuat video musik “Naksir” memiliki identitas visual tersendiri.
Penonton akan menemukan perpaduan persona yang tidak selalu lazim dipertemukan dalam satu karya. Karakter cowboy, nelayan, pelukis, hingga tukang fotokopi menjadi bagian dari dunia yang sama.
Setiap muse tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap adegan. Mereka menjadi bagian penting dari konsep fashion editorial yang mengutamakan ekspresi individual.
Suami Andien Ikut Menjadi Muse
Di antara 13 nama yang terlibat, kehadiran Ippe menjadi salah satu detail menarik. Suami Andien tersebut turut tampil dalam video musik “Naksir” dengan memerankan karakter fisher atau nelayan.
Kehadiran Ippe memperlihatkan bahwa konsep casting dalam video musik ini tidak terbatas pada satu kelompok atau generasi tertentu. Berbagai sosok dipertemukan untuk membangun semesta visual yang ingin dihadirkan Andien.
Meski lagu “Naksir” berbicara tentang perasaan tertarik dan jatuh hati, video musiknya tidak berfokus pada kisah cinta dua tokoh. Andien justru memilih merayakan keberagaman karakter melalui pertemuan berbagai persona.
Pendekatan ini membuat makna ketertarikan dalam “Naksir” terasa lebih luas. Setiap karakter membawa keunikan tersendiri, sementara keseluruhan video menjadi ruang bagi beragam ekspresi untuk tampil berdampingan.
Adi Johan Menjalani Debut sebagai Sutradara
Video musik “Naksir” disutradarai oleh Adi Johan. Proyek ini menandai debutnya sebagai sutradara setelah sebelumnya terlibat dalam perjalanan kreatif Andien sebagai creative director.
Dalam produksi video musik tersebut, Andien turut berpartisipasi langsung dalam pengembangan konsep dan proses kreatif.
Bagi Andien, memberikan kepercayaan kepada orang-orang yang telah bekerja bersamanya merupakan bagian dari semangat kolaborasi. Ia ingin proses berkarya juga menjadi kesempatan bagi para kreator untuk mengembangkan kemampuan.
“Aku percaya setiap orang punya potensi yang bisa terus berkembang kalau diberikan ruang dan kepercayaan. Aku dan Adi sudah cukup lama bekerja bersama secara kreatif, dan aku melihat banyak sekali ide menarik yang dia punya. Jadi rasanya menyenangkan sekali bisa mendukung langkah barunya sebagai sutradara. Aku juga percaya proses berkarya itu seharusnya menjadi ruang untuk sama-sama bertumbuh, saling belajar, dan mencoba hal-hal baru,” ujar Andien.
Kolaborasi ini sekaligus memperlihatkan bagaimana sebuah proyek musik dapat menjadi ruang untuk mempertemukan ide dan mendukung perkembangan talenta kreatif.
Eksplorasi Visual Album Sehidup Semusik
“Naksir” merupakan salah satu lagu dari album Sehidup Semusik yang dirilis pada Juni 2026. Melalui album studio kesembilannya tersebut, Andien melanjutkan eksplorasi musikal sekaligus memperluas cara berkomunikasi dengan pendengar.
Video musiknya menjadi bagian dari rangkaian kampanye kreatif yang telah dilakukan melalui media sosial. Berbagai materi teaser sebelumnya mengajak audiens menebak sosok yang akan muncul dalam video.
Setelah lebih dari 25 tahun berkarya di industri musik Indonesia, Andien masih terus mencoba pendekatan baru dalam menyampaikan karya. Kali ini, musik dipertemukan dengan fashion, karakter, humor, dan kebebasan berekspresi.
Dengan melibatkan 13 muse, “Naksir” memperlihatkan bahwa dunia visual sebuah album dapat dibangun melalui banyak karakter tanpa harus menyeragamkan identitas masing-masing. Video musik “Naksir” telah tersedia di kanal YouTube resmi AndienAisyah sejak 21 Oktober 2026.
Kontributor: Ana Tasia
Editor: Permadani T.
Informasi
Berita, event, kuliner, entertainment terkini
Kontak
fasamediainformasi@gmail.com
+6285816161601
