Drama Keluarga Paling Mengharukan 2026, Titip Bunda di Surga-Mu Resmi Tayang di Bioskop

Tayang di momen Ramadan, film ini sukses membuat penonton banjir air mata sejak special screening. Kisah tentang penyesalan dan cinta ibu yang tak berbatas jadi kekuatan utamanya.

FILM

Redaksi Fasamedia

2/27/20261 min read

Fasamedia — Film Titip Bunda di Surga-Mu akhirnya resmi hadir di bioskop seluruh Indonesia mulai 26 Februari 2026. Diproduksi oleh RRK Pictures bersama Spectrum Film dan Festival Pictures, film ini hadir sebagai drama keluarga yang relevan dengan suasana Ramadan dan menjelang Lebaran.

Mengangkat tema tentang arti pulang, film ini tidak sekadar menghadirkan cerita melodrama, tetapi juga refleksi emosional tentang relasi orang tua dan anak yang kerap menyimpan luka.

Sejak rangkaian roadshow digelar di berbagai kota di Jawa, respons publik begitu hangat. Isak tangis penonton menjadi pemandangan yang berulang dalam setiap special screening.

Salah satu penonton mengaku tersentuh, “Nonton ini bareng keluarga, ternyata keluar bioskop malah bikin tambah sayang sama ibu.”

Cerita film ini berfokus pada tiga saudara yang gelap mata karena ambisi. Mereka mencuri harta orang tua tanpa mengetahui bahwa uang tersebut justru dipersiapkan sang ibu untuk masa depan mereka. Penyesalan datang terlambat ketika sang ibu jatuh sakit keras.

Aktris Acha Septriasa menilai film ini sangat relevan bagi masyarakat modern.

“Cerita keluarga yang berani menyentuh luka terdalam yang sering kali kita simpan sendiri ini sangat penting untuk penonton masa kini. Lewat film ini, kita diajak untuk berani menghadapi luka keluarga kita bersama-sama, menyembuhkannya, dan pada akhirnya, kembali memeluk keluarga kita erat-erat,” katanya.

Didukung jajaran pemain seperti Meriam Bellina dan Ikang Fawzi, film ini menghadirkan kualitas akting yang kuat dan emosional. Cinema Visit akan berlangsung mulai hari pertama penayangan. Selain itu, penonton juga bisa menikmati promo BOGOF melalui TIX ID, MTIX, Cinepolis, dan CGV untuk waktu terbatas.

Kontributor: Sarah Limbeng

Penulis dan Editor: Permadani T.