Film MAJU Raih Pengakuan Internasional Sebelum Tayang di Indonesia, Menang di Festival Film Anak Moskow
Belum tayang di bioskop Indonesia, film MAJU: Jejak Pahit si Kembang Gula sudah lebih dulu mencatat prestasi di berbagai festival film internasional. Film produksi Panen Entertainment ini bahkan berhasil meraih penghargaan Best Feature Film di Moscow International Children's Film Festival.
FILM


Jakarta, Fasamedia – Film keluarga Indonesia berjudul MAJU: Jejak Pahit si Kembang Gula mulai menarik perhatian publik bahkan sebelum tayang resmi di bioskop. Film produksi Panen Entertainment tersebut berhasil memperoleh sejumlah apresiasi dari festival film internasional dan dijadwalkan hadir di bioskop Indonesia pada 6 Agustus 2026.
Kabar tersebut disampaikan dalam acara special screening dan konferensi pers yang digelar di Jakarta, Senin (15/6/2026). Dalam kesempatan itu, pihak rumah produksi mengungkapkan rasa syukur atas dukungan yang terus mengalir dari berbagai pihak, baik dari dalam maupun luar negeri.
Salah satu pencapaian terbesar yang diraih film MAJU adalah penghargaan Best Feature Film dalam ajang Moscow International Children's Film Festival. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa karya anak bangsa mampu bersaing dan mendapat pengakuan di tingkat global.
Tak hanya itu, film ini juga berhasil masuk sebagai Official Nominee dalam Canada International Children Film Festival. Sementara di kawasan Asia, film MAJU terpilih sebagai Official Selection pada Macau International Children's Film Festival.
Pengakuan internasional lainnya datang dari Within The Family International Festival of Family and Children Films yang turut memasukkan film ini dalam jajaran film pilihan mereka.
Deretan prestasi tersebut menjadi modal penting menjelang penayangan film di Indonesia. Apalagi, film ini membawa tema yang dekat dengan kehidupan anak dan remaja, sekaligus menyampaikan pesan-pesan positif yang relevan dengan kondisi sosial saat ini.
Menurut Panen Entertainment, film MAJU hadir bukan sekadar sebagai tontonan hiburan, tetapi juga sebagai media edukasi yang menyenangkan.
“Film Maju selain sarat dengan adegan aksi seru yang ramah untuk ditonton semua usia, juga mempunyai isi cerita dan pesan yang sesuai dengan misi bersama demi kemajuan anak Indonesia,” tulis Panen Entertainment dalam siaran persnya.
Film ini mengangkat berbagai nilai penting, mulai dari pentingnya keluarga sebagai fondasi pendidikan karakter, peran guru dalam membentuk generasi muda, semangat inklusi sosial, anti-perundungan, kemampuan berpikir kritis, hingga kesadaran terhadap bahaya narkoba.
Cerita film berpusat pada empat sahabat, yakni Kirana, Hanna, Gerald, dan Bagas. Mereka mengikuti perjalanan survei lokasi jambore bersama guru mereka, Pak Wira.
Namun suasana penuh kegembiraan berubah menjadi misteri ketika Bagas tiba-tiba menghilang setelah tiba di desa tujuan. Yang tersisa hanyalah potongan kembang gula yang selama ini menjadi makanan favoritnya.
Berbekal petunjuk tersebut, ketiga sahabatnya berusaha mengungkap misteri hilangnya Bagas. Perjalanan pencarian itu membawa mereka pada berbagai tantangan yang menguji keberanian, persahabatan, serta kemampuan mengambil keputusan.
Selain alur cerita yang menarik, film ini juga menjadi ajang unjuk kemampuan talenta muda Yogyakarta. Seluruh proses pengambilan gambar dilakukan di Kota Yogyakarta dengan memanfaatkan keindahan alam serta kekayaan budaya lokal sebagai latar cerita.
Menariknya lagi, seluruh pemeran anak yang tampil dalam film ini merupakan putra-putri berbakat asal Yogyakarta.
Mereka adalah Princesza Leticia sebagai Kirana, Bebe Gracia sebagai Hanna, Axandro J. ED sebagai Gerald, serta Aradhana Rahadi sebagai Bagas.
Sementara itu, aktor Bukie B. Mansyur dipercaya memerankan Pak Wira. Nama-nama lain yang turut meramaikan film ini antara lain Unang Bagito dan Sarah Sechan.
Di balik layar, Franklin Darmadi bertindak sebagai sutradara dengan Silvia Yunita sebagai produser. Naskah film ditulis oleh Dedey Natalie.
Panen Entertainment berharap pencapaian internasional yang telah diraih mampu menjadi motivasi bagi perfilman Indonesia untuk terus menghasilkan karya berkualitas yang dapat diterima lintas budaya.
Dengan kombinasi cerita petualangan, misteri, aksi, dan pesan moral yang kuat, film MAJU berpotensi menjadi salah satu film keluarga Indonesia yang layak dinantikan pada 2026.
“Semangat untuk maju dapat menjadi bagian dari semangat yang selalu ada di kehidupan kita semua,” tulis Panen Entertainment.
Kontributor: Sarah Limbeng
Editor: Permadani T.
Informasi
Berita, event, kuliner, entertainment terkini
Kontak
fasamediainformasi@gmail.com
+6285816161601
