Kematian Lula Lahfah Jadi Sorotan, Polisi Tegaskan Masih Tunggu Hasil Medis
Kabar duka menyelimuti dunia hiburan dan media sosial setelah influencer Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di apartemennya di Jakarta Selatan. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan dan hingga kini masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya. Di tengah sorotan publik, rekan dan sahabat mendiang mengimbau agar privasi keluarga tetap dihormati dan publik tidak berspekulasi.
ENTERTAINMENTTRENDING NEWS


Fasamedia — Kabar duka datang dari dunia hiburan dan media sosial Indonesia. Lula Lahfah, selebgram dan influencer yang dikenal lewat konten gaya hidup serta kecantikan, ditemukan meninggal dunia di unit apartemennya di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/1). Kepergiannya yang mendadak langsung menyita perhatian publik dan memicu berbagai reaksi di media sosial.
Pihak Polda Metro Jaya membenarkan informasi tersebut dan menyampaikan bahwa Lula ditemukan oleh petugas keamanan setelah orang-orang terdekatnya merasa khawatir karena tak mendapat kabar selama beberapa waktu. Saat ditemukan, Lula sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan membawa jenazah ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan.
Dalam keterangan resminya, polisi menegaskan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh mendiang. Di lokasi kejadian, petugas juga menemukan obat-obatan serta surat rawat jalan, yang mengindikasikan Lula sempat menjalani perawatan medis. Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan belum dapat menyimpulkan penyebab kematian sebelum hasil autopsi dan visum keluar secara resmi.
“Untuk penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis. Kami mengimbau masyarakat tidak berspekulasi,” ujar perwakilan kepolisian kepada awak media. Pernyataan ini sekaligus meredam berbagai asumsi yang beredar luas di media sosial sejak kabar duka tersebut mencuat.
Di sisi lain, kepergian Lula Lahfah juga memunculkan gelombang belasungkawa dari rekan sesama selebritas, influencer, hingga penggemar. Sejumlah figur publik menyampaikan duka mereka melalui unggahan Instagram, sekaligus mengingatkan pentingnya menghormati privasi keluarga dan sahabat yang ditinggalkan. Seruan “kematian bukan konten” pun ramai digaungkan sebagai bentuk keprihatinan terhadap maraknya spekulasi liar di ruang digital.
Lula Lahfah sendiri dikenal sebagai kreator muda dengan jutaan pengikut di media sosial. Kontennya kerap menampilkan sisi personal, gaya hidup, hingga kecantikan, yang membuatnya dekat dengan audiens. Di balik popularitasnya, Lula juga dikenal sebagai sosok yang cukup tertutup soal kehidupan pribadinya.
Kepergian Lula di usia 26 tahun meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga dan sahabat, tetapi juga bagi pengikut setianya. Hingga kini, publik masih menantikan kejelasan hasil pemeriksaan medis sebagai penjelasan resmi atas kepergian sang influencer.
Pihak kepolisian memastikan akan menyampaikan informasi lanjutan secara terbuka setelah seluruh proses selesai. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk menunggu informasi resmi dan menjaga empati di tengah suasana duka yang masih menyelimuti.
Penulis dan Editor: Permadani T.
