Luna Maya Hadirkan Wajah Baru Suzzanna dalam Film “SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa”
Suzzanna kembali dengan cerita yang lebih manusiawi. Horor, cinta, dan kekuasaan bertemu dalam film terbaru Soraya Intercine Films.
FILM


Fasamedia — Soraya Intercine Films resmi merilis official trailer film SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa, menandai kembalinya karakter legendaris Suzzanna ke layar lebar. Film ini menjadi lanjutan semesta Suzzanna dengan pendekatan cerita yang lebih berani dan relevan dengan isu sosial masa kini.
Dalam film ini, Luna Maya kembali memerankan Suzzanna, namun dengan interpretasi yang berbeda. Suzzanna tidak lagi digambarkan sebagai sosok hantu, melainkan manusia yang mengalami penindasan struktural akibat kekuasaan. Ayah Suzzanna menjadi korban santet Bisman, seorang penguasa desa yang kejam dan ambisius.
Duka dan ketidakadilan mendorong Suzzanna memilih jalan gelap dengan mempelajari ilmu santet. Dendam menjadi bahan bakar utama perjalanan karakternya. Namun, pilihan tersebut semakin berat ketika ia jatuh cinta pada Pramuja, pria saleh yang tidak mengetahui rahasia kelam Suzzanna.
Disutradarai Azhar Kinoi Lubis, film ini memadukan horor dan aksi dengan lapisan drama yang kuat. Produser Sunil Soraya menyebut film ini sebagai babak penting dalam IP Suzzanna. “Cerita ini sangat relevan dengan situasi sekarang, tentang penindasan dan kekuasaan. Kami ingin penonton tidak hanya takut, tapi juga berefleksi,” ujarnya.
Keunggulan lain film ini terletak pada penggunaan teknologi visual. Tim produksi menggabungkan prostetik dengan computer generated imagery yang dirancang dari arsip wajah Suzzanna asli. Proses ini dilakukan secara detail agar karakter Suzzanna tetap ikonik, namun mampu menerjemahkan ekspresi emosional Luna Maya secara utuh.
Bagi Luna Maya, film ini menjadi pengalaman yang sangat personal. “Ini adalah Suzzanna yang berbeda. Ia manusia, mengalami perjalanan spiritual dan moral yang berat. Tantangannya jauh lebih kompleks,” kata Luna. Film ini juga menjadi satu-satunya proyek layar lebar Luna sepanjang tahun 2026.
Reza Rahadian menambahkan bahwa dinamika dua karakter utama menjadi kekuatan cerita. “Pramuja dan Suzzanna berada di dua kutub yang berlawanan. Ketika keduanya bertemu, konflik yang muncul sangat manusiawi,” ujarnya.
Didukung deretan pemain lintas generasi dan komedi, film ini tetap menjaga keseimbangan antara ketegangan dan hiburan. Dengan rekam jejak dua film Suzzanna sebelumnya yang meraih sukses box office, ekspektasi publik terhadap film ini pun tinggi.
SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa dijadwalkan tayang saat Lebaran 2026 dan diprediksi menjadi salah satu film horor paling dinantikan tahun ini.
Kontributor: Sarah Limbeng
Penulis dan Editor: Permadani T.
