Naykilla Bikin Gebrakan! Fans Ikut Tentukan Konser Hipdut yang Tayang di Facebook Live
Naykilla mengajak para penggemarnya terlibat langsung dalam membentuk penampilannya di konser Hipdut hasil kolaborasi Facebook dan AntiNRML. Tak hanya menikmati musik, fans juga bisa menyumbangkan ide dan kreativitas mereka untuk diwujudkan dalam konser interaktif yang tayang pada 6 November 2026.
ENTERTAINMENT


Jakarta, Indo Katarsis — Ada yang berbeda dari konser Hipdut yang akan digelar Facebook bersama label musik Indonesia AntiNRML. Penyanyi dan penulis lagu Naykilla tidak hanya akan tampil sebagai headliner, tetapi juga mengajak penggemarnya ikut membentuk penampilannya sejak tahap awal.
Konser Hipdut tersebut dijadwalkan berlangsung dalam format Facebook Live pada 6 November 2026. Selain Naykilla, konser juga akan menghadirkan musisi muda AntiNRML seperti Tenxii, Naufal Syachreza, dan Jemsii.
Menggabungkan hip-hop dan dangdut, konser ini membawa konsep yang cukup berbeda karena fans dilibatkan dalam proses pembentukan pertunjukan. Melalui Facebook Group resmi AntiNRML, penggemar dapat menyampaikan ide, mengikuti polling, memberikan pilihan, serta menyampaikan preferensi mengenai sejumlah elemen konser.
Konsep tersebut menjadi bagian dari tema #BisaAjaDiFacebook. Fans tidak diposisikan hanya sebagai audiens yang menunggu pertunjukan selesai, tetapi diajak menjadi bagian dari proses kreatif.
“Kami sangat antusias berkolaborasi dengan AntiNRML untuk menghadirkan konser Hipdut Facebook Live pertama di Indonesia,” ujar Revie Sylviana, Director, Global Partnerships for SEA and Emerging Markets, Meta.
Menurut Revie, keterlibatan komunitas tersebut sejalan dengan fungsi Facebook sebagai platform yang membantu orang saling terhubung.
“Sejak awal, Facebook hadir untuk membantu orang saling terhubung, dan nilai tersebut tetap menjadi inti platform seiring Facebook terus berkembang,” katanya.
Ia juga menyebut kolaborasi Facebook dan AntiNRML sebagai contoh bagaimana platform dapat digunakan untuk mempertemukan kreator dengan audiens sekaligus membangun komunitas yang lebih aktif.
“Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana Facebook dapat menjadi ruang bagi orang-orang untuk mengeksplorasi minat mereka, sekaligus memberikan kesempatan bagi kreator untuk menjangkau lebih banyak orang dan membangun komunitas yang lebih aktif bersama audiens mereka,” ujar Revie.
Konsep tersebut mendapat sambutan dari AntiNRML. Bagi label musik tersebut, Hipdut tidak hanya berbicara mengenai perpaduan genre, tetapi juga menjadi ruang bagi pendengarnya untuk mengekspresikan diri.
“Bagi AntiNRML, Hipdut selalu menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai pengaruh musik dan cara berekspresi para pendengarnya,” ujar [BUNNY- Founder of AntiNRML.
Kolaborasi dengan Meta kemudian menjadi kesempatan bagi AntiNRML untuk memperluas konsep tersebut.
“Melalui kolaborasi dengan Meta, kami ingin membawa semangat tersebut satu langkah lebih jauh dengan menghadirkan konser Hipdut pertama yang dibentuk bersama fans melalui platform Facebook,” lanjutnya.
Menurut AntiNRML, keterlibatan fans diharapkan dapat membuat konser memiliki kedekatan tersendiri dengan komunitas yang selama ini mengikuti musik mereka.
“Kami ingin melihat bagaimana ide, pilihan, dan kreativitas komunitas dapat menjadi bagian nyata dari pertunjukan, sekaligus menciptakan pengalaman yang terasa dekat dengan mereka,” ujarnya.
Sementara itu, Naykilla menjadi salah satu musisi yang secara langsung membuka proses kreatifnya kepada fans. Ia mengaku biasanya menjadi pihak yang mempersiapkan keseluruhan penampilan sebelum naik ke panggung.
Namun untuk konser kali ini, proses tersebut akan dilakukan bersama penggemarnya.
“Usually as a musician, aku yang siapin my whole performance di atas panggung. Now this time, aku mau ngajak The Killa and my fans buat bentuk konserku together from day-1! i think it’s xtra fun to see their ideas, then I make it happen untuk bagian dari penampilan aku,” ujar Naykilla, Penyanyi dan Penulis Lagu.
Dalam pernyataan lainnya, Naykilla kembali menegaskan bahwa konsep ini memberikan pengalaman baru baginya sebagai musisi.
“Biasanya kami sebagai musisi yang menyiapkan apa yang akan dibawakan di atas panggung. Kali ini, kami ingin mengajak fans ikut membentuk konsernya sejak awal. Buat aku, seru banget melihat ide dan pilihan mereka kemudian benar-benar diwujudkan menjadi bagian dari pertunjukan,” ujar Naykilla.
Bagi penggemar yang ingin terlibat, perjalanan menuju konser dimulai dengan bergabung ke Facebook Group AntiNRML. Setelah masuk komunitas, fans dapat mengikuti aktivitas co-creation yang dilakukan setiap minggu melalui Facebook Group Warga Antimobs dari AntiNRML.
Dalam aktivitas tersebut, penggemar dapat membagikan ide, memilih sejumlah opsi, serta menyampaikan preferensi. Masukan yang terkumpul akan digunakan untuk menentukan dan mengembangkan sejumlah elemen pertunjukan.
Fans juga dapat memantau perkembangan konser melalui Facebook Group. Menjelang hari pelaksanaan, AntiNRML akan membagikan berbagai pembaruan, termasuk informasi mengenai musisi yang akan tampil serta proses bagaimana masukan komunitas diwujudkan dalam konser.
Seluruh proses tersebut akan mencapai puncaknya pada 6 November 2026. Fans dapat menyaksikan konser melalui Facebook Live sekaligus menikmati elemen interaktif yang membuat audiens tetap terlibat selama pertunjukan.
Kolaborasi Facebook dan AntiNRML ini sekaligus memperlihatkan perubahan cara komunitas musik berinteraksi dengan kreator. Facebook tidak hanya menjadi tempat untuk menemukan dan menikmati konten, tetapi juga menyediakan ruang bagi komunitas untuk berkembang melalui Groups, Reels, serta berbagai fitur lainnya.
Melalui konser Hipdut ini, penggemar mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana ide yang mereka sampaikan dapat berkembang menjadi bagian dari sebuah pertunjukan. Sementara bagi musisi seperti Naykilla, proses tersebut membuka ruang baru untuk menciptakan konser yang dibentuk bersama orang-orang yang selama ini menikmati karya mereka.
Dengan demikian, konser Hipdut Facebook dan AntiNRML bukan hanya tentang pertunjukan musik pada 6 November 2026. Lebih dari itu, acara ini menjadi eksperimen kolaborasi antara musisi, label, platform digital, dan komunitas penggemar dalam menciptakan pengalaman musik secara bersama-sama.
Kontirbutor: Sarah Limbeng
Editor: Permadani T.
Informasi
Berita, event, kuliner, entertainment terkini
Kontak
fasamediainformasi@gmail.com
+6285816161601
