Pengakuan Khairun Nisa, Pramugari Gadungan yang Sempat Terbang Palembang–Jakarta
Kasus pramugari palsu Khairun Nisa viral usai ikut terbang Palembang–Jakarta. Begini kronologi lengkap dan penjelasan pihak kepolisian.
TRENDING NEWS


Fasamedia — Nama Khairun Nisa mendadak menjadi perbincangan publik setelah aksinya menyamar sebagai pramugari Batik Air viral di media sosial. Wanita berusia 23 tahun asal Ogan Ilir, Sumatera Selatan, itu sempat mengikuti penerbangan Palembang–Jakarta dengan mengenakan seragam awak kabin.
Berbalut seragam lengkap dan ID card, Khairun Nisa tampak percaya diri saat berada di bandara. Tak banyak yang menyangka, sosok yang terlihat seperti pramugari profesional itu ternyata bukan karyawan maskapai penerbangan.
Fakta tersebut terungkap setelah kru dan petugas keamanan mencurigai atribut yang dikenakannya usai pesawat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta. Pemeriksaan pun dilakukan, dan identitas asli Khairun Nisa akhirnya terbongkar.
Menurut keterangan kepolisian, Khairun Nisa pernah bercita-cita menjadi pramugari dan sempat mengikuti proses seleksi. Namun, kegagalannya lolos seleksi membuatnya tertekan secara psikologis.
Ia disebut nekat mengenakan seragam palsu karena malu kepada keluarga dan lingkungan sekitar. “Yang bersangkutan mengakui perbuatannya dan tidak memiliki niat jahat,” ujar polisi. Aparat juga memastikan bahwa tidak ada unsur pidana serius dalam kasus tersebut.
Seragam pramugari yang dikenakan diketahui dibeli secara online. Khairun Nisa bahkan berencana mengganti pakaian sebelum boarding, namun urung dilakukan karena keterbatasan waktu.
Pihak Batik Air menegaskan bahwa Khairun Nisa bukan awak kabin resmi, sekaligus menyatakan akan meningkatkan kewaspadaan internal agar kejadian serupa tidak terulang.
Setelah menjadi sorotan nasional, Khairun Nisa menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Ia menyadari tindakannya keliru dan berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi dirinya dan masyarakat.
Penulis & Editor: Permadani T.
