Penonton Indonesia Bisa Saksikan 5 Centimeters Per Second di Layar Lebar, Lengkap dengan Wawancara Makoto Shinkai

Hampir dua dekade berlalu, kisah Takaki dan Akari akhirnya bisa dinikmati di layar besar Indonesia.

FILM

Redaksi Fasamedia

1/13/20261 min read

Jakarta, Fasamedia – Setelah hampir dua dekade sejak perilisannya, film animasi 5 Centimeters Per Second akhirnya akan diputar di bioskop Indonesia mulai 16 Januari 2026. Penayangan ini menjadi kesempatan langka bagi penonton untuk menikmati visual puitis dan kisah emosional khas Makoto Shinkai di layar lebar.

Film yang pertama kali dirilis pada 2007 ini dikenal luas sebagai salah satu karya paling personal Makoto Shinkai. Cerita berfokus pada Takaki dan Akari, dua anak yang terhubung oleh kedekatan emosional, namun dipisahkan oleh keadaan dan jarak yang tak terhindarkan.

Tak sekadar pemutaran ulang, penayangan 5 Centimeters Per Second di Indonesia juga menawarkan pengalaman spesial berupa klip wawancara eksklusif dengan Makoto Shinkai. Dalam wawancara tersebut, Shinkai secara terbuka mengakui bahwa film ini merepresentasikan sisi dirinya di masa lalu.

“Saya rasa ini adalah karya yang tersusun dari hal-hal yang telah hilang dari diri saya yang sekarang,” kata Makoto Shinkai. Ia menegaskan bahwa film ini tidak mungkin lagi ia buat dengan sudut pandang dirinya saat ini.

Selain versi animasi, kisah 5 Centimeters Per Second juga tengah dikembangkan dalam format live action yang direncanakan tayang di bioskop Indonesia. Hal ini menandai relevansi cerita tersebut yang tetap hidup lintas generasi.

Bagi penggemar yang ingin menyaksikan lebih awal, pihak penyelenggara juga mengadakan Fan Screening di Jakarta pada 10 dan 11 Januari 2026. Agenda ini menjadi pemanasan sebelum film resmi tayang secara nasional.

Dengan musik Tenmon dan tata artistik latar yang kuat, 5 Centimeters Per Second mengajak penonton menyelami perjalanan tentang cinta yang tak sempat terucap, waktu yang berlalu, dan jarak yang perlahan memisahkan.

Kontributor: Sarah Limbeng

Penulis & Editor: Permadani T.