People Pleaser Ajak Penonton Belajar Bilang ‘Enggak’, Mawar de Jongh: Bentuk Rasa Sayang pada Diri Sendiri
Sulit berkata “tidak” bukan selalu karena lemah. Lewat *People Pleaser*, Mawar de Jongh mengajak penonton memahami batas diri dan belajar mencintai diri sendiri.
FILM


Jakarta, Fasamedia — Mengatakan “iya” memang terkadang terasa jauh lebih mudah dibandingkan mengatakan “tidak”. Apalagi ketika permintaan tersebut datang dari orang terdekat. Demi menjaga perasaan orang lain, seseorang bisa saja mengesampingkan rasa lelah dan kebutuhannya sendiri.
Fenomena tersebut menjadi dasar cerita film drama komedi terbaru LYTO Pictures, People Pleaser. Film yang disutradarai Bobby Prasetyo dan ditulis Evelyn Afnilia ini menghadirkan Mawar de Jongh sebagai Karina, seorang perempuan yang terbiasa berusaha memenuhi kebutuhan orang-orang di sekitarnya.
LYTO Pictures resmi merilis teaser trailer dan teaser poster People Pleaser pada 24 September 2026. Film tersebut membawa persoalan yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama bagi mereka yang terbiasa merasa tidak enak ketika harus menolak.
Dalam teaser trailer yang ceria dan penuh tawa, penonton diperkenalkan kepada Karina. Ia merupakan sosok yang selalu siap membantu siapa saja. Karina bahkan rela menahan kantuk hanya untuk mendengarkan curhat sahabatnya pada tengah malam. Di lingkungan pekerjaan, ia juga menjadi orang yang pasrah ketika kembali diminta menjadi kurir titipan makanan oleh rekan sekantornya.
Kebiasaan tersebut membuat Karina terlihat sebagai teman yang menyenangkan dan selalu bisa diandalkan. Namun, ada konsekuensi yang harus ia hadapi. Terlalu sibuk memenuhi kebutuhan orang lain membuat Karina lupa memberikan perhatian kepada dirinya sendiri. Senyum yang selalu muncul dan anggukan yang seolah menjadi jawaban otomatis justru menyimpan persoalan yang lebih dalam. Karina kesulitan menyisakan ruang untuk dirinya sendiri.
Bagi Mawar de Jongh, pengalaman memerankan Karina menjadi kesempatan untuk memahami persoalan tentang batasan diri.
“Waktu pertama kali baca naskahnya, aku langsung tersenyum sendiri karena merasa karakternya dekat banget sama kehidupan kita sehari-hari. Banyak dari kita yang takut menolak bukan karena lemah, tapi karena tulus sayang dan nggak mau bikin orang lain kecewa,” ungkap Mawar de Jongh.
Pernyataan Mawar menjadi salah satu kunci pesan yang ingin dibawa People Pleaser. Menjadi seseorang yang selalu berusaha membantu bukan berarti buruk. Namun, perhatian kepada orang lain tetap perlu diimbangi dengan perhatian kepada diri sendiri.
Film ini kemudian menawarkan perspektif bahwa mengatakan “tidak” bukan tindakan yang membuat seseorang menjadi jahat.
“Lewat karakter Karina, aku belajar banyak bahwa belajar bilang 'enggak' itu bukan berarti kita jahat. Justru itu bentuk rasa sayang kita pada diri sendiri. Semoga kisah Karina nanti bisa bikin penonton ketawa, nangis haru, dan merasa ditemani,” tambahnya lagi.
Pesan tersebut dikemas dalam bentuk drama komedi sehingga isu tentang batasan diri tidak hadir sebagai cerita yang terlalu berat. Humor menjadi bagian penting untuk membawa penonton masuk ke dalam kehidupan Karina dan orang-orang di sekelilingnya.
Teaser poster People Pleaser juga memperlihatkan bagaimana Karina seolah terhimpit oleh perhatian dan kebutuhan orang-orang terdekatnya. Di sekeliling Karina terdapat keluarga, sahabat, tante, hingga sepupu yang membuat kehidupannya semakin ramai.
Fatih Unru dan Vonny Cornellya hadir sebagai adik dan ibu Karina yang protektif. Sementara itu, Ardit Erwandha dan Ummi Quary berperan sebagai dua sahabat yang selalu membawa warna tersendiri dalam keseharian Karina.
Cut Mini dan Amel Carla turut hadir sebagai tante dan sepupu. Kehadiran mereka memperlihatkan bahwa persoalan Karina tidak hanya berkaitan dengan lingkungan pertemanan atau pekerjaan, tetapi juga terjadi dalam ruang keluarga.
Deretan pemain lainnya mencakup Surya Saputra, Taskya Namya, Marcella Daryanani, Femi Maringka, dan Fira Maringka. Untuk memperkuat unsur komedi, People Pleaser juga menghadirkan para komika, yakni Fajar Nugra, Sadana Agung, dan Arif Alfiansyah.
Dengan cerita yang mengangkat persoalan sehari-hari, People Pleaser berusaha menjadi tontonan yang menghibur sekaligus memberikan ruang bagi penonton untuk merefleksikan hubungan mereka dengan diri sendiri dan orang-orang di sekitar. Film ini mengajak penonton tertawa bersama Karina sekaligus memahami bahwa menjaga diri dan menentukan batas bukan berarti berhenti peduli kepada orang lain.
People Pleaser akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 19 November 2026. Teaser dan informasi terbaru film tersebut dapat disaksikan melalui akun Instagram resmi @peoplepleaserfilm dan @lytopictures.
Kontributor: Sarah Limbeng
Editor: Permadani T.
Informasi
Berita, event, kuliner, entertainment terkini
Kontak
fasamediainformasi@gmail.com
+6285816161601
