Robot dari Berbagai Negara Tunduk pada Anak Indonesia di Film Pelangi di Mars

Bagaimana jika robot-robot dari negara maju tunduk pada komando seorang anak Indonesia? Konsep inilah yang diusung film Pelangi di Mars. Bocoran karakter dan pesan inspiratifnya terungkap dalam acara TikTok Showbizz di Jakarta. post description.

FILM

Redaksi Fasamedia

3/4/20261 min read

Jakarta, Fasamedia – Film fiksi ilmiah keluarga Pelangi di Mars semakin mencuri perhatian setelah Mahakarya Pictures membocorkan detail robot-robot canggih yang akan tampil dalam film tersebut melalui TikTok Showbizz di MGP Space SCBD.

Acara tersebut dihadiri oleh produser Dendi Reynando, sutradara Upie Guava, Lutesha, serta Messi Gusti sebagai pemeran utama. Deretan pengisi suara robot seperti Gilang Dirga, Bimoky, Vanya Rivani, dan Dimitri Arditya juga turut memeriahkan acara.

Menurut Upie Guava, pengembangan karakter robot memakan waktu panjang. Ia ingin setiap robot memiliki identitas kuat dan mampu membangun koneksi emosional dengan anak-anak.

“Kami cukup lama memikirkan design dan karakter robot-robot ini. Kami mau mereka punya keunikannya masing-masing dan bisa dekat dengan anak-anak Indonesia,” ujarnya.

Film ini tidak sekadar menyuguhkan visual robot futuristik. Di balik desainnya, terdapat pesan kuat mengenai kepemimpinan dan kebanggaan nasional. Dalam cerita, robot-robot tersebut berasal dari berbagai negara maju, tetapi mereka berada di bawah kepemimpinan Pelangi, seorang anak Indonesia.

Produser Dendi Reynando menyebut keputusan ini bukan tanpa alasan.

“Robot-robot ini memang sengaja kami buat berasal dari negara-negara lain, karena kami ingin menggambarkan Pelangi, anak Indonesia, yang memimpin ekspedisi ini.”

Narasi tersebut menjadi simbol bahwa generasi muda Indonesia mampu tampil sebagai pemimpin di era teknologi dan eksplorasi luar angkasa. Puncak acara semakin hidup saat Messi Gusti menyanyikan OST film di atas panggung. Penampilan tersebut memberi gambaran skala emosi film yang memadukan petualangan, teknologi, dan drama keluarga.

Film garapan Mahakarya Pictures ini akan tayang pada 18 Maret 2026, tepat di momen Lebaran. Momentum ini diharapkan menjadi pilihan utama tontonan keluarga Indonesia. Dengan konsep sci-fi yang jarang diangkat dalam perfilman nasional, Pelangi di Mars hadir sebagai warna baru. Film ini menawarkan teknologi visual, karakter robot unik, serta pesan inspiratif tentang kepemimpinan anak bangsa.

Kontributor: Sarah Limbeng

Penulis dan Editor: Permadani T.