Rumah Singgah Hadirkan Kisah Mengharukan tentang Harapan dan Persahabatan, Teaser Trailer Resmi Dirilis

Bukan sekadar film tentang penyakit, Rumah Singgah menghadirkan kisah menyentuh mengenai orang-orang yang memilih tetap hadir, saling menemani, dan menguatkan di tengah masa tersulit dalam hidup.

FILM

Redaksi Fasamedia

7/4/20263 min read



Jakarta, Fasamedia – Film drama Rumah Singgah resmi merilis video teaser yang membawa penonton menyelami kisah penuh haru tentang perjuangan hidup, persahabatan, dan harapan di tengah penyakit yang mengubah segalanya. Film produksi SENARA bersama Mandela Pictures dan Limelight Pictures ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 27 Agustus 2026.

Peluncuran teaser ini menyusul antusiasme luar biasa publik terhadap video first look yang sebelumnya berhasil ditonton lebih dari empat juta kali hanya dalam waktu satu hari. Capaian tersebut menjadi sinyal positif bahwa Rumah Singgah menjadi salah satu film Indonesia yang paling dinantikan pada paruh kedua tahun 2026.

Disutradarai oleh Dyan Sunu Prastowo dan ditulis oleh Raditya, Rumah Singgah menghadirkan kisah yang tidak hanya berbicara mengenai penyakit, tetapi juga tentang bagaimana manusia saling menguatkan ketika hidup sedang berada di titik terberat.

Melalui teaser berdurasi satu menit, penonton diperkenalkan dengan Karla, karakter yang diperankan Adhisty Zara. Sebagai seorang atlet lari, Karla memiliki masa depan yang cerah. Namun seluruh impiannya mendadak berubah ketika dokter mendiagnosis dirinya mengidap osteosarkoma, kanker tulang ganas yang memaksanya menjalani pengobatan intensif.
Perjalanan tersebut membawa Karla ke sebuah rumah singgah, tempat tinggal sementara bagi pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit. Tempat itu menjadi awal kehidupan baru yang sama sekali tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Di rumah singgah, Karla disambut oleh Bu Andin, sosok keibuan yang diperankan Dewi Irawan. Kehadiran Bu Andin menghadirkan rasa nyaman bagi setiap penghuni yang sedang berjuang melawan penyakit.

Karla juga bertemu dengan Luki (Devano), Toni (Ciccio Manassero), dan Pika (Messi Gusti). Meski datang dengan latar belakang yang berbeda, mereka dipersatukan oleh perjuangan yang sama. Perlahan, hubungan mereka berkembang menjadi persahabatan yang saling menguatkan di tengah ketidakpastian hidup.

Suasana hangat tersebut semakin lengkap dengan kehadiran Mang Didu yang diperankan Aming. Sebagai penjaga rumah singgah, ia menjadi sosok yang setia menemani para penghuni melewati hari-hari yang tidak selalu mudah.

Teaser memperlihatkan bahwa rumah singgah bukan hanya menjadi tempat beristirahat bagi pasien, tetapi juga menjadi ruang lahirnya harapan, tawa, dan semangat baru. Di tengah rasa sakit, para penghuni menemukan keluarga baru yang membuat mereka tetap memiliki alasan untuk tersenyum.

Produser SENARA, Hans Andreas, mengatakan Rumah Singgah merupakan proyek yang memiliki arti khusus bagi rumah produksi tersebut karena menjadi film panjang pertama yang mereka hasilkan.

"Kami di SENARA percaya bahwa film dengan kisah yang menggerakkan hati, memiliki kekuatan untuk menemani dan tinggal lebih lama bersama penontonnya. Rumah Singgah adalah film panjang produksi perdana kami, sekaligus sebuah perjalanan yang kami bangun bersama rekan-rekan kami, Mandela Pictures, Limelight Pictures serta seluruh jajaran kru dan pemain yang memberikan hati mereka untuk film ini."

Menurut Hans, dukungan masyarakat sejak awal perilisan materi promosi memberikan semangat besar bagi seluruh tim produksi untuk mempersembahkan film terbaik.

"Sambutan hangat dari publik terhadap video first look, teaser poster, hingga teaser trailer yang kami bagikan hari ini menjadi penyemangat. Semoga penonton terus mengikuti dan menantikan perjalanan Rumah Singgah hingga kita bertemu di bioskop pada bulan Agustus nanti," ujarnya.

Hal senada disampaikan sutradara Dyan Sunu Prastowo. Ia menilai kekuatan utama Rumah Singgah bukan hanya terletak pada konflik yang dialami para tokohnya, tetapi juga hubungan antarmanusia yang terbangun di tengah kesulitan.

"Sejak pertama kali membaca ceritanya, saya langsung merasa ini adalah kisah yang perlu diceritakan. Bukan semata tentang seseorang yang sedang melawan penyakit, tetapi juga tentang orang-orang yang memilih untuk tetap hadir, menemani, dan saling menguatkan ketika hidup berada di titik rendah."

Selama proses produksi berlangsung, Dyan mengaku seluruh pemain dan kru menghadirkan energi positif yang membuat proses pembuatan film terasa begitu hangat.

"Selama proses pembuatannya, saya juga mendapat energi yang luar biasa dari para pemain dan seluruh tim. Saya berharap kehangatan yang kami rasakan selama membuat film ini bisa sampai kepada penonton ketika mereka menyaksikannya nanti," katanya.

Selain mengangkat isu kesehatan, Rumah Singgah juga menyampaikan pesan mengenai pentingnya kehadiran orang-orang terdekat ketika seseorang sedang menghadapi masa sulit. Film ini memperlihatkan bahwa dukungan emosional sering kali menjadi kekuatan terbesar untuk bertahan.

Dengan jajaran pemain lintas generasi seperti Adhisty Zara, Devano, Messi Gusti, Ciccio Manassero, Dewi Irawan, dan Aming, Rumah Singgah diharapkan mampu menghadirkan pengalaman menonton yang emosional sekaligus menginspirasi.

Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 27 Agustus 2026. Masyarakat juga dapat mengikuti berbagai informasi terbaru mengenai Rumah Singgah melalui akun resmi Instagram, Threads, dan TikTok @rumahsinggahfilm.
Kontributor: Sarah Limbeng
Editor: Permadani T.

Informasi

Berita, event, kuliner, entertainment terkini

Masukkan alamat email anda