Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Drama Keluarga tentang Cinta yang Terhalang Ego dan Kesalahpahaman

Film terbaru karya Ferly Halim, Takkan Kubiarkan Kau Menangis, menghadirkan cerita menyentuh tentang hubungan ibu dan anak yang dipenuhi cinta, pengorbanan, serta konflik akibat perbedaan perspektif. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada Juli 2026.

FILM

Redaksi Fasamedia

6/7/20262 min read

Jakarta, Fasamedia – Langit Pictures Indonesia kembali menghadirkan karya terbaru yang mengangkat tema keluarga. Bertajuk Takkan Kubiarkan Kau Menangis, film garapan sutradara muda Ferly Halim ini mengusung cerita yang dekat dengan kehidupan banyak orang, yakni hubungan antara orang tua dan anak yang diuji oleh perbedaan perspektif.

Film yang akan tayang pada Juli 2026 ini menampilkan Ari Irham sebagai Dika dan Shanty sebagai Dini. Dini merupakan seorang ibu tunggal yang selama bertahun-tahun berjuang membesarkan anaknya seorang diri. Seluruh tenaga dan pengorbanannya dicurahkan demi memastikan Dika memiliki masa depan yang lebih baik.

Namun seiring berjalannya waktu, hubungan mereka mulai mengalami keretakan. Dika yang beranjak dewasa memiliki pandangan hidup yang berbeda dengan sang ibu. Berbagai konflik kecil yang tidak terselesaikan akhirnya berkembang menjadi kesalahpahaman yang semakin besar.

Luka lama yang tersimpan rapat turut memperumit hubungan mereka. Situasi tersebut membuat komunikasi antara ibu dan anak menjadi semakin sulit.

Meski menghadapi banyak perbedaan, keduanya sebenarnya memiliki tujuan yang sama, yaitu saling mencintai dan melindungi satu sama lain. Sayangnya, ego dan cara penyampaian yang berbeda membuat perasaan tersebut tidak selalu tersampaikan dengan baik.

Di tengah kondisi yang penuh tekanan, Dika menemukan pelarian melalui musik. Bagi dirinya, musik bukan sekadar hobi, melainkan tempat untuk menumpahkan kegelisahan, harapan, dan impian.

Perjalanan tersebut membawanya bergabung dengan SANS BAND bersama Emil, Angga, Niah, dan Marco. Kehadiran para sahabat memberikan warna baru dalam kehidupannya.

Melalui persahabatan itu, Dika belajar mengenai arti dukungan, kebersamaan, dan keberanian untuk mengejar mimpi. Di saat yang sama, ia juga mulai memahami bahwa keluarga tetap menjadi bagian penting yang tidak bisa ditinggalkan.

Film ini menghadirkan perpaduan antara drama keluarga dan kisah coming-of-age yang relevan dengan generasi muda.

Penonton akan diajak menyaksikan bagaimana seorang remaja menghadapi konflik keluarga sembari mencari identitas dirinya. Kekuatan cerita juga didukung oleh jajaran pemain yang berpengalaman.

Selain Ari Irham dan Shanty, film ini turut dibintangi oleh Ariyo Wahab, Teuku Rizky, Emiliano Cortizo, Agoye Mahendra, Annisa Kayla, dan Didi Riyadi. Kehadiran para pemain lintas generasi memberikan dinamika tersendiri yang memperkuat emosi dalam cerita.

Melalui film ini, Langit Pictures Indonesia menghadirkan pesan bahwa cinta dalam keluarga sering kali tidak hadir dalam bentuk yang sempurna. Ada kalanya cinta tertutup oleh ego, rasa kecewa, atau kesalahpahaman yang berlangsung bertahun-tahun.

Namun selama masih ada keinginan untuk mendengarkan dan memahami, hubungan yang retak masih memiliki kesempatan untuk diperbaiki. Dengan tema universal yang dekat dengan kehidupan masyarakat, Takkan Kubiarkan Kau Menangis berpotensi menjadi salah satu film drama keluarga Indonesia yang paling dinantikan pada tahun 2026.

Kontributor: Sarah Limbeng

Editor: Permadani T.

Informasi

Berita, event, kuliner, entertainment terkini

Masukkan alamat email anda